Kesetimbangan Asam Basa

Kesetimbangan Asam Basa - Sedikit pemberitahuan kepada kalian, di blog ini tidak hanya membagikan berbagai macam software-software gratis dan template blog dan lain nya secara gratis. Blog ini juga akan membagikan beberapa artikel yang berkaitan dengan medis atau kedokteran, yang akan di posting oleh kawan saya sendiri, untuk itu jika kalian setuju jika blog ini akan memberikan sedikit informasi mengenai kedokteran di harapkan saran nya ya. Tenang saja untuk ke aslian artikel, disini untuk artikel kedokteran, kami akan selalu menyertakan beberapa referensi atau sumber.

Ikatan hydrogen di dalam tubuh memiliki peranan penting bagi tubuh, khususnya bagi seluruh protein fungsional di dalam tubuh seperti enzim, hemoglobin, dan sitokrom kinerjanya dipengaruhi oleh konsentrasi ion H+ di dalam tubuh. Hal ini dikarenakan seluruh reaksi kimia yang terjadi di dalam tubuh dipengaruhi oleh pH cairan dalam tubuh sehingga dibutuhkan regulasi asam basa di dalam tubuh.

Normal pH pada pembuluh darah arteri yaitu 7.45 sedangkan pH normal pada pembuluh darah vena yaitu 7.35 dan rata-rata pH pada Intra Cellular Fluid (ICF) adalah 7.0. Apabila pH darah berada di atas 7.45 maka dikatakan bahwa seseorang mengalami alkalosis, sedangkan apabila pH darah berada di bawah 7.35 maka seseorang dinyatakan mengalami asidosis.

Kesetimbangan Asam Basa

  • Sebagian kecil zat-zat yang bersifat asam dapat masuk ke dalam tubuh melalui pencernaan makanan yang dimana ion hydrogen tersebut diperoleh dari pemecahan zat makanan tersebut. Contohnya:
  • Pemecahan protein yang memiliki gugus fosfat menyebabkan pelepasan asam fosfat (H3PO4) ke Extra Cellular Fluid (ECF)
  • Terjadiya metabolism anaerob yang menyebabkan hasil metabolism glukosa menjadi asam laktat
  • Metabolism lemak menjadi asam organic seperti asam lemak dan badan keton
  • Peningkatan kadar CO2 dalam darah menyebabkan pelepasan ion H+


Regulasi ion H+ di dalam darah diatur secara berurutan oleh system buffer kimia, regulasi ion H+ pada system respirasi yang dipengaruh batang otak, dan regulasi ion H+ dan HCO3- pada ginjal.


Sumber:
Sharewood L. Introduction to Human Physiology. International ed. USA: Brooks/Cole, Cengage Learning; 2013.
Marieb EN, Hoehn K. Human Anatomy and Physiology. 9th ed. USA: Pearson Education; 2013

Suka dengan artikel mengenai kedokteran ? bisa komen di kolom komentar yang sudah di sediakan ya guys.